Politik    Sosial    Budaya    Ekonomi    Wisata    Hiburan    Sepakbola    Kuliner    Film   
Home » » Hati - Hati !! Beredarnya Beras Plastik Di Daerah Anda

Hati - Hati !! Beredarnya Beras Plastik Di Daerah Anda

Hati - Hati !! Beredarnya Beras Plastik Di Daerah Anda | Masyarakat sekarang harus ekstra hati-hati dalam mengonsumsi suatu makanan. Sebab, bukan hanya makanan cepat saji saja berbahaya, namun makanan yang diolah sendiri pun juga bisa berbahaya.

Ini dialami oleh salah satu warga Bekasi, Jawa Barat. Dewi Setiani, warga Bekasi, Jawa Barat merasa resah dengan beras yang dia beli Minggu (17/5) kemarin. Sebab, jenis beras yang dibeli berbeda dengan beras biasanya. Mulai dari bentuk, hingga rasa, beras ini lebih terasa seperti plastik. 

Beras yang ia beli pada pedagang beras langganannya itu memang tak semuanya adalah beras palsu, namun dicampur dengan beras lokal biasa seperti setra ramos karawang hingga sekilas sulit dibedakan. "Warna putih, sama seperti beras asli. Bedanya kalau beras asli kan ada guratannya, kalau dia (beras palsu) halus saja," kata Dewi

Contoh Beras Plastik Yang sudah Diolah menjadi Bubur

Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel meminta agar masyarakat melaporkan jika menemukan adanya beras plastik dari China. Pasalnya, kini ada temuan beras plastik asal China di beberapa pasar di Tanah Air.

"Laporkan ke Kantor Kemendag, ada Dirjen SPK (yang nangani)," kata Rachmat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (19/5/2015).

Kendati demikian, secara pribadi dirinya belum mengetahui peredaran beras plastik dari China tersebut.  "Saya belum lihat, belum dapat informasi dari direktur jenderal saya," Ujar Rachmat Gobel.

Geger soal beras palsu berbahan campuran limbah plastik, ubi, dan kentang impor dari Tiongkok ini sebelumnya terjadi di Kerala India. Beras plastik ini menurut media setempat diketahui diimpor dari Tiongkok dan beredar di pasar swalayan di Kota Koochi, Kerala, India.

Untuk warga Tangerang Selatan, sebaiknya hati - hati dalam memberi beras. Ingat!!! Jika menemukan beras plastik, jangan ragu untuk lapor ke Kantor Kemendag "Dirjen SPK".

SHARE :
CB Blogger

Posting Komentar

 
Copyright © 2015 LINTAS TANGSEL. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger